RANGKUMAN "Broadcasting, Cable, the Internet, and Beyond"
(Joseph R. Dominick et. al. 1996)
Bab IV
Radio Masa Kini
Perkembangan radio masa kini ditandai dengan 3 (tiga) tren utama yang disebut 3C (Competition, Consolidation, dan Control).
Competition (Kompetisi). Jumlah radio saat ini jauh lebih banyak daripada TV dan surat kabar. Tetapi radio justru menerima pendapatan iklan jauh lebih kecil. Kebanyakan radio saat ini merupakan media berbasis lokal. Banyak stasiun radio komersial di jalur AM yang mencoba menggaet iklan dari pemasang iklan lokal dengan paasr lebih kecil. Sementara di kota besar didominasi oleh radio FM yang mengandalkan pemasang iklan lebih besar Di beberapa kota di AS, radio FM memiliki share pemirsa hingga 90%. Pendengar dari kalangan muda umumnya jarang mendengar radio AM. Secara ringkas, terdapat lebih 12.000 stasiun radio di AS yang saling berkompetisi memperebutkan sejumlah kecil kue persentase belanja iklan nasional untuk media. Dari jumlah itu, pertarungan di dalam juga terjadi antara radio FM dan AM.
Consolidation (Konsolidasi). Meningkatnya alam kompetisi bisnis radio direfleksikan dengan banyaknya jenis perusahaan yang terlibat dalam media radio ini. Selama 1,5 abad, radio umumnya adalah bisnis kecil. Pemilik adalah sekaligus operator dan warga di daerah tempat stasiun radio menjalankan siaran. Banyak di antara mereka yang juga punya bisnis lain seperti dealer kendaraan bermotor, pemilik surat kabar lokal, dan lain-lain. Saat ini, model kepemilikan seperti itu banyak yang telah lenyap. Salah satu sebabnya, dulu terdapat peraturan bahwa kepemilikan grup radio dibatasi hanya maksimal 14 stasiun (7 AM dan 7 FM). Mereka juga tidak boleh memiliki lebih dari 2 stasiun dalam pasar yang sama, dan dalam pasar sama mereka juga tidak boleh memiliki stasiun radio yang berada di lebar pita sama.
Setelah modifikasi Telecommunication Act tahun 1996, terjadi perubahan besar-besaran,. Pemilik boleh mempunyai stasiun radio sebanyak yang dia mau,, bahkan dalam pasar yang sama sekalipun. Akibatnya muncul super group, yang mengacu kepada perusahaan-perusahaan pemilik radio terbesar yang mengontrol hampir seluruh acara di radio saat ini. Canchellor misalnya, punya 488 stasiun di seantero AS. Clear Channel Communication punya 453 stasiun. Tetapi, kekuatan perusahaan bukan saja dihitung dari jumlah stasiun melainkan juga dari berapa banyak iklan yag diperoleh. Infinity (CBS) yang cuma punya 164 stasiun meraih lebih dari US$ 1,6 milyar pendapatan iklan.
Lease Management Agreement atau Local Market Agreement (LMA) adalah peraturan yang membolehkan sebuah grup atau stasiun mengontrol program, operasi, dan kegiatan pemasaran stasiun-stasiun radio tambahannya di pasar yang sama.
Control (Kontrol). Dengan meningkatnya persaingan dan konsolidasi, para pengelola radio tmemiliki keinginan lebih untuk mengontrol isi program radio, dan pemasarannya sekaligus. Untuk dapat merebut dan mengontrol hal tersebut, pengelola harus memahami konsep target audience. Penelitian menunjukkan, mayoritas pembelian produk tertentu dilakukan oleh sekumpulan kecil publik. Mereka itulah target pasar dari produk tersebut. Radio komersial, khususnya di kota besar, diprogram persis dengan konep itu. Pengelola mengelompokkan audiens mereka berdasarkan umur, jenis kelamin, minat musik, gaya hidup, dan lain-lain, dan kemudian berusaha mengembangkan program yang dapat memuaskaan tiap segmen. Strategi program tersebut disebut sebagai FORMAT stasiun radio. Stasiun radio yang sukses adalah yang dengan tepat menyampaikan program yang ditetapkan kepada target audiens, baik dalam jumlah maupun kualitas.
Terdapat beberapa format radio, antara lain:
Country: di AS ada 2500 stasiun yang memilih memutar musik dan lagu country. Perkembangan musik ini dimulai sejak tahun 1970-1980-an, dengan berbagai jenis musik country, dari kontemporer higgga country modern. Sejak 1990-an, era country menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Adult Contemporary: Jumlahnya sedikit di bawah stasiun country, biasanya berisikan lagu-lagu soft hits hinggga lagu lama (oldies). Dalam stasiun ini, penyiarnya umumnya lebih santai, ramah, dan tidak kontroversial. Stasiun jenis ini populer karena mereka cenderung dapat menarik pemirsa secara luas, sesuai keinginan pengiklan dan pemasar. Biasanya radio jenis ini didengar oleh masyarakat luas dari kota hingga desa, dari perguruan tinggi hinggga sekolah menengah, dari kalangan atas hingga bawah. Pasar radio dengan format ini cukup kuat.
Berita dan olahraga: merupakan jenis radio yang luas dikenal. Ada yang khusus menyiarkan berita sepenuhnya, ada pula yag khusus perbincangan. (talk). Radio dengan perbincangan ini unik, dan umumnya ada di jalur AM. Sementara terdapat lebih dari 200 stasiun yang liputannya khusus olahraga. Dan di tengah-tengah itu ada yang mengkombinasikan ketiganya.
Contemporary Hit Radio: Biasanya menargetkan pendengar dari kalanga muda, menyetel musik seperti audio jukebox, mengalunkan musik dan lagu yang mengacu pada rekaman yang tengah hit di pasaran. Ciri khasnya, musik diputar cepat (fast rotation), dengan DJ aktif dan energik, kadang diselingi humor dan sound effect.
Format Etnis: Terdiri dari radio Hispanic (turunan Spanyol), Black Contemporary (untuk kalangan kulit hitam).
Adult Standard: Khusus buat pendengar lebih tua, usia 45 tahun ke atas denan lagu-lagu santai, lembut dan mudah didengar (easy listening). Penyiarnya lembut, santai.
Album Rock Modern dan Klasik: Warisan dari gerakan musik rock sejak akhir 1960-an hingga awal 1970-an. Pendengarnya loyal; Tipe stasiunnya ada dua, yang satu menarik pendengar kaum muda lelaki, yang dikenal sebagai stasiun radio rock alternatif dan modern. Tipe lainnya adalah untuk kaum berusia 25-54 tahun, yang loyal terhadap musik dan grup tahun 1960 hingga 1980-an.
Format lain: ada beberapa format di luar di atas, seperti stasiun format keagamaan, yang berisi ceramah dan lagu-lagu rohani (gospel). Pendengarnya kalangan wanita di atas 50 tahun dan mayoritas di jalur AM. Ada pula format lagu klasik dan jazz, yang biasanya didengar kalangan pendidikan tinggi dan profesional.
Radio non Komersial.
Stasiun Komunitas: Diberikan kepada grup sipil, yayasan nonprofit, sekolah lokal dan organisasi keagamaan, Kebanyakan ada di jalur F.,
Radio Kampus : Beberapa di antaranya adalah milik sekolah menegah. Jenis programnya sama, yaitu campuran berbagai jenis musik. Menjadi ajang latihan untuk mereka yang ingin menapaki karir di jalur penyiaran.
Stasiun Radio Publik. Berdiri dengan persyaratan ketat, antara lain harus memiliki staf profesional full time setidaknya lima orang: beroperasi minimal 18 jam per hari, 7 hari per minggu, modal dukugan finansial yang cukup. Karena ketatnya persyaratan, banyak radio jenis ini yang tutup. Positifnya, saat ini jenis radio ini meningkat kembali. Audiens dari radio ini lebih kcil dari radio komersial lainnya.
Organisasi Staisun Radio. Biasanya terdiri dari empat bagian yakni departemen operasioonal, programming, penjualan, dan mesin. Bagian operasi atau traffic department bertanggung jawab menempatkan iklan di radio sesuai kontrak yang diteken dengan pengiklan, Departemen program bertanggung jawab terhadap seluruh isi siaran. Departemen penjualan bertanggung jawab menjual airtime kepada pihak yang berminat untuk menghasilkan pemasuka. Di radio publik, fungsi ini digantikan oleh Direktur Pengembangan. Sementara departemen mesin bertanggung jawab agar siaran dapat ditangkap dengan prima dan berkualitas baik. Di atas empat departemen ini ada Manager Stasitun yang bertanggung jawab kepada General Manager sebagai top-level management,.
Pekerjaan di Radio
Saat ini, karena meningkatnya persaingan dan konsolidasi radio, sekitar 25 persen pekerja di radio diperkirakan akan terdepak pada tahun 2000. Di luar itu, ada peningkatan positif dalam hal ketelibatan dan kesempatan berkarir di radio bagi wanita dan kaum minoritas. Kebanyakan wanita dan kaum minoritas bekerja di bidang penjualan dan penyiar. Di AS, gaji rata-rata pekerja radio masih rendah, sekitar US$ 20.000 per tahun. Gaji lumayan tinggi ada pada departemen penjualan (sales), yakni rata-rata menjcapai US$ 140.000 per tahun.
Friday, February 22, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment